23 Mei 2025 | oleh Redaksi
CELOTEHMUDA.COM – Akses listrik yang belum merata di wilayah kepulauan mendorong Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk menggelar pertemuan strategis dengan GM PT PLN UID Sulselrabar, Edyansyah. Pertemuan ini berlangsung di Balai Kota Makassar, Rabu (21/5/2025), dan fokus pada percepatan penyediaan pasokan listrik di wilayah-wilayah yang selama ini tertinggal dalam jangkauan elektrifikasi.
Baca Juga : Pemkot Makassar dan PIKI Sulsel Sepakat Bersinergi Hadapi Isu Sosial dan Pembangunan
Baca Juga: Bupati Sidrap Hadir Langsung Dukung Syaqirah di Final Audisi D’Academy 7
“Melalui koordinasi dengan PLN dan stakeholder lainnya, kita menyiapkan skema penanganan untuk menjawab persoalan kelistrikan yang dihadapi warga khususnya di kepulauan,” ujar Munafri.

Munafri menekankan bahwa Pemerintah Kota berkomitmen memperluas akses listrik secara adil, terutama bagi dua kelompok masyarakat yang kerap terabaikan: warga yang tidak mampu membiayai pemasangan sambungan baru, serta mereka yang kesulitan membayar tagihan rutin.
“Kami berusaha agar seluruh warga di pulau bisa menikmati listrik secara adil. Pasokan listrik menjadi hak dasar dan itu harus kita usahakan bersama,” tegasnya.
Langkah ini mendapat respons positif dari pihak PLN. Edyansyah menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung, namun menegaskan bahwa arah kebijakan dan skala prioritas tetap harus datang dari pemerintah kota.
Baca Juga: KKSS Gaspol! Resmi Dikukuhkan, Siap Bangun Sekolah & Pangan Nasional

“Kami meminta skala prioritasnya dari Pemerintah Kota Makassar, karena masyarakat yang tinggal di pulau-pulau ini adalah warga Kota Makassar. Jadi prioritas perlu datang dari Pemda,” jelasnya.
Salah satu inisiatif yang telah diterapkan adalah pemasangan Super Sun di Pulau Barrang Caddi — sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) individu yang memungkinkan setiap rumah mendapatkan pasokan listrik mandiri berbasis energi terbarukan.
Baca Juga : Pemkot Makassar dan Bhayangkari Perkuat Sinergi Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal
“Tujuannya untuk percepatan elektrifikasi. Dengan Super Sun, setiap rumah bisa langsung mendapatkan pasokan listrik berbasis energi terbarukan,” terang Edyansyah.
Baca Juga: COVID Comeback? Makassar Dapat 1, Tapi Aman!

Ke depan, sinergi ini akan diuji dalam tindakan nyata. PLN dan Pemkot berencana meninjau langsung beberapa lokasi pulau untuk menentukan langkah teknis selanjutnya. Edyansyah berharap, Pemkot dapat berperan aktif dalam mendukung biaya penyambungan dan pengembangan, karena menurutnya percepatan pasokan hanya bisa berjalan jika kolaborasi lintas sektor berjalan efektif.
“Kami harapkan sinergi ini dapat segera memberikan akses listrik bagi masyarakat kepulauan yang selama ini belum menikmati layanan kelistrikan di pulau secara menyeluruh,” katanya.
Editor : Salman Alfarisi