26 Januari 2026 | oleh Salman
Wajo, Celotehmuda.com – Pemerintah Kabupaten Wajo melaksanakan program Revolusi Penghijauan secara serentak di sejumlah wilayah, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pelestarian lingkungan sekaligus langkah antisipasi dampak banjir.
Pelaksanaan penghijauan digelar di 16 kelurahan dengan beberapa titik lokasi, di antaranya kawasan Paddupa dan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Baca Juga: Mitra Driver Draiv Jadi Korban Pengeroyokan di Pattirosompe, Kasus Dilaporkan ke Polsek Tempe
Jenis tanaman yang ditanam meliputi pohon mahoni, katapang kencana, serta jenis lain yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Program ini juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo dan bekerja sama dengan Kodim 1406 Wajo.
Bupati Wajo, Andi Rosman, mengatakan bahwa penghijauan menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi banjir di wilayah Kabupaten Wajo.
“Mudahan-mudahan dengan penghijauan yang kita laksanakan serentak di Kabupaten Wajo, ini menjadi salah satu cara untuk mengantisipasi banjir,” ujar Andi Rosman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan jajaran TNI.
Baca Juga: Pastikan Kualitas Pekerjaan, Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif Tinjau Proyek Jalan
“Saya berterima kasih kepada Pak Kadis Lingkungan Hidup bersama kerja sama dengan Dandim 1406, sehingga kegiatan penghijauan serentak ini bisa kita laksanakan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Andi Rosman berharap kegiatan penghijauan tidak hanya bersifat sementara, melainkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Mudah-mudahan penghijauan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap bulannya,” katanya.
Selain peran pemerintah, Andi Rosman juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung keberhasilan program tersebut, terutama dalam hal pengawasan dan pemeliharaan tanaman.
Baca Juga: Formulir Pendaftaran & Informasi Melayu Day 2026, di Tailan (YALA), Bisa di Wajo
“Ya tentu kita juga harapkan partisipasi masyarakat untuk pengawasannya,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Wajo berharap, melalui kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat, program Revolusi Penghijauan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta pengurangan risiko banjir di daerah.(*)
Salman Alfarisi