Banner Iklan

PMII Cabang Mamuju Gelar Aksi di Simpang Lima, Desak Evaluasi Total Rezim Prabowo-Gibran

21 Oktober 2025 | oleh Redaksi

PMII Cabang Mamuju Gelar Aksi di Simpang Lima, Desak Evaluasi Total Rezim Prabowo-Gibran
Bagikan:

Celotehmuda.com •• Mamuju – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju menggelar aksi demonstrasi di Simpang 5 Kali, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (21/10/2025).

Dalam aksi tersebut, peserta membawa spanduk bertuliskan “Evaluasi Total Rezim Prabowo/Gibran” serta melakukan pembakaran ban sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Ferry Juliantono: Kemenkop Ubah Strategi Komunikasi, Lebih Merangkul Kelompok Milenial dan Gen Z

Ketua Cabang PMII Mamuju, Refli Saktisanjaya, mengatakan aksi ini digelar sebagai bentuk refleksi atas satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Aksi ini untuk mengajak masyarakat Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju, agar ikut mengawal jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran yang kami anggap masih meninggalkan banyak persoalan,” ujar Refli saat berorasi di lokasi aksi.

Dalam orasinya, Refli menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pembebasan masyarakat yang ditahan terkait aksi demonstrasi di DPR, pencabutan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, serta penghentian sementara proyek MBK untuk dilakukan evaluasi total.

Selain itu, PMII Mamuju juga mendesak transparansi penggunaan dana stimulan di Sulawesi Barat, pencabutan izin perusahaan tambang yang melanggar aturan, serta pengesahan RUU Perampasan Aset dan RUU Masyarakat Hukum Adat (MHA).

Baca Juga: Perkuat Jaringan Pengiriman Mobil, Antarmobil.id dan PT Pelni Pusat Bangun Kolaborasi Strategis

Beberapa tuntutan lainnya adalah mewujudkan reformasi anggaran sejati, mengembalikan TNI ke barak, menghentikan sentralisasi anggaran, serta menegakkan otonomi daerah secara menyeluruh.

PMII juga menyoroti pentingnya reformasi Polri, menghentikan kriminalisasi terhadap gerakan mahasiswa dan rakyat, serta mendorong pemerintah untuk mewujudkan sistem pendidikan dan kesehatan gratis di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Soeharto dan Gus Dur Resmi Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional 2025, Ini Daftar Lengkap 10 Nama

Di tingkat daerah, PMII Mamuju turut meminta perhatian terhadap infrastruktur di Kecamatan Tapalang Barat, khususnya di Desa Lebani dan Labuan Rano.

Mereka mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengevaluasi penggunaan anggaran jalan di wilayah tersebut.

Adella