Banner Iklan

Pemkab Wajo Peringati Hari Bumi 2025 dengan Tanam 500 Pohon di Rumah Adat Atakkae

26 April 2025 | oleh Redaksi

Pemkab Wajo Peringati Hari Bumi 2025 dengan Tanam 500 Pohon di Rumah Adat Atakkae
Bagikan:

CELOTEHMUDA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo memperingati Hari Bumi 2025 dengan menggelar aksi penanaman 500 pohon secara simbolis di kawasan Rumah Adat Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/4/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan serentak secara nasional melalui Zoom Meeting bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, dengan pusat pelaksanaan nasional berada di Maros. Di Kabupaten Wajo, kegiatan difokuskan di kawasan budaya Rumah Adat Atakkae, Sengkang

Baca Juga: Bupati Sidrap Hadir Langsung Dukung Syaqirah di Final Audisi D’Academy 7

Aksi tanam pohon ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap krisis lingkungan, sekaligus mendorong transisi menuju penggunaan energi bersih yang berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, pihak perbankan, perwakilan perusahaan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Wajo.

Baca Juga: KKSS Gaspol! Resmi Dikukuhkan, Siap Bangun Sekolah & Pangan Nasional

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Wajo, Drs. H. Alamsyah, mengungkapkan bahwa sebanyak 150 pohon ditanam langsung di kawasan Rumah Adat Atakkae. Sementara 350 pohon lainnya disalurkan ke sejumlah sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di berbagai wilayah Kabupaten Wajo.

“Dalam rangka Hari Bumi ini, kami berharap masyarakat terus menjaga lingkungan melalui kegiatan penghijauan untuk menciptakan udara segar dan mencegah pemanasan global,” ujar Alamsyah.

Baca Juga: COVID Comeback? Makassar Dapat 1, Tapi Aman!

Peringatan Hari Bumi tahun ini mengusung tema global “Our Power, Our Planet” yang menyerukan aksi kolektif untuk menggandakan penggunaan energi bersih hingga tahun 2030. Tema ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyelamatkan masa depan bumi dari ancaman perubahan iklim.

Aksi tanam pohon tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian gerakan “Wajo Bersih dan Hijau” yang digaungkan Pemkab Wajo demi menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.