Banner Iklan

Benarkah Ganti Oli Mesin Hanya Gimik Marketing?

09 Desember 2024 | oleh Redaksi

Benarkah Ganti Oli Mesin Hanya Gimik Marketing?
Bagikan:

Wajo-Sebagian orang menganggap, jadwal penggantian oli mesin secara teratur pada mobil hanyalah gimik marketing. Semakin sering oli diganti, maka akan semakin mendatangkan cuan.

Faktanya, pihak bengkel merupakan bagian dari industri yang juga memiliki target penjualan oli dan onderdil. Hal itu memperkuat dugaan konsumen bahwa ada unsur manipulatif dalam penentuan waktu ganti oli

Baca Juga: Melayu Day 2026 Digelar di Tailan (YALA), Ajang Promosi Produk dan Talenta Indonesia ke Asia Tenggara

Kadir mengatakan, untuk mencegah hal itu terjadi, konsumen disarankan untuk mengganti oli mesin secara teratur, sebelum mengalami penurunan kualitas oli secara drastis.

Arif, Service Advisor Toyota Wajo Baru mengatakan, pihak bengkel sudah memberikan rekomendasi penggantian oli mesin yang paling ideal.

Baca Juga: Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Media Siber: ‘Literasi Digital Itu Fondasi Ekonomi Kita!’

“Idealnya penggantian dilakukan tiap 5.000 Km atau 6 bulan, meski konsumen punya hak untuk menundanya, kami tetap menyarankan penggantian dilakukan tepat waktu kalau masalah oli,” ucap Arif kepada Celoteh.Com, belum lama ini.

Baca Juga: Aklamasi, Andi Bau Padiawanti Kembali Nakhodai KKW Kolaka Utara saat Musda

Arif mengatakan, semakin lama durasi penggunaan oli mesin, akan membuatnya semakin turun kualitasnya karena adanya kontaminan yang semakin bertambah.

“Semakin lama mobil tersebut dilumasi oleh oli yang sudah tidak berkualitas, maka semakin terbuka peluang komponen berputar mengalami keausan, ini yang sebaiknya diperhitungkan,” ucap Arif. (Celoteh)


Facebook

Twitter

LinkedIn