15 April 2025 | oleh Redaksi
CELOTEHMUDA.COM — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham mulai membuka lembaran baru dalam pembangunan infrastruktur kota. Tak lagi bergantung semata pada APBD, Makassar kini menjajaki kemitraan strategis dengan investor global, dimulai dari pertemuan eksklusif dengan investor asal Qatar.
Baca Juga : Appi Tegaskan Seleksi Sekda Tanpa Intervensi, Fokus pada Profesionalisme
Baca Juga: Bupati Sidrap Hadir Langsung Dukung Syaqirah di Final Audisi D’Academy 7
Langkah berani ditunjukkan Pemerintah Kota Makassar melalui pendekatan diplomasi ekonomi yang dikembangkan Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi). Dalam pertemuan tertutup di Gandaria 8 Office Tower, Jakarta, Senin (14/4/2025), Appi menemui perwakilan JTA International Investment Holding dari Qatar guna menawarkan proyek strategis pembangunan infrastruktur.

Proyek pembangunan stadion di kawasan Untia menjadi pembuka dalam agenda tersebut. Menurut Munafri, stadion itu dirancang sebagai ikon baru sekaligus titik awal dari kerja sama investasi asing di Kota Makassar. Namun tak berhenti di sana, Pemkot juga turut mengajukan proyek pengelolaan limbah sebagai bentuk pendekatan pembangunan berkelanjutan.
“Kami datang dengan satu proyek, lalu diminta lagi proyek lain,” ujar Munafri. “Proposal yang kita submit bisa terealisasi dengan hadirnya pihak ketiga.”
Baca Juga : Wali Kota Makassar Dorong Pensiunan ASN dan Guru Dirikan Sekolah Sosial
Langkah ini menandai paradigma baru dalam pembangunan kota, di mana sumber daya lokal dipadukan dengan kekuatan jaringan global. Menurut Appi, pendanaan dari pihak ketiga seperti investor asing dapat mempercepat pembangunan tanpa harus membebani kas daerah.
Baca Juga: KKSS Gaspol! Resmi Dikukuhkan, Siap Bangun Sekolah & Pangan Nasional

Senior Executive Investment & Portfolio Manager JTA International Investment Holding, Ali Hadji, menyambut positif proposal tersebut. Ketertarikan itu dibuktikan dengan surat undangan resmi kepada Pemerintah Kota Makassar untuk menjajaki pertemuan lanjutan, sebagai bentuk komitmen dan keseriusan.
Dua sektor yang diajukan—olahraga dan lingkungan—dipilih bukan tanpa alasan. Stadion diyakini dapat mendongkrak sektor ekonomi kreatif dan olahraga, sementara proyek manajemen limbah menunjukkan komitmen kota terhadap kelestarian lingkungan.
Baca Juga : Munafri Janji Kejutan bagi Kafilah STQH Makassar Jika Raih Juara
Baca Juga: COVID Comeback? Makassar Dapat 1, Tapi Aman!
Dengan latar belakang sebagai mantan CEO PSM Makassar, Appi memahami betul bahwa stadion bukan sekadar bangunan fisik, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan kolektif kota. Sementara proyek lingkungan menjadi pernyataan tegas bahwa pembangunan Makassar ke depan harus menyentuh dua sisi penting: kemajuan dan keberlanjutan.
Melalui langkah ini, Pemkot Makassar mengirimkan pesan kuat bahwa kota ini tidak lagi berpikir secara lokal semata. Dengan membuka diri terhadap investasi global dan menempatkan stadion serta lingkungan sebagai prioritas, Appi-Aliyah sedang menata wajah Makassar sebagai kota masa depan yang progresif, berkelas dunia, dan berwawasan hijau.
Editor : Salman Alfarisi