MAROS – CELOTEHMUDA.COM – Seminar ketahanan Pangan Nasional yang diadakan oleh DPD Bapera Maros bekerjasama dengan PTPN menghadirkan narasumber dari bapak zainuddin (kepala bagian tanaman pangan PTPN I regional 8) dan Bapak Sulaiman Samad (kepala Bappeda kab. Maros) dan Prof. DR. H. A. M. Nurdin Halid sebagai Keynote Speaker sekaligus membuka acara.

Dalam pemaparan yang disampaikan secara Virtual, bapak Nurdin Halid yang juga wakil ketua komisi VI DPR RI menegaskan bahwa komisi VI akan terus mendorong BUMN, utamanya BUMN pangan, untuk pro aktif dalam upaya menyukseskan kemandirian pangan.

BUMN harus hadir sebagai penggerak ekosistem, membina petani, memperkuat hilirisasi, menjaga stabilitas pasok, membuka kemitraan yang adil, serta memastikan komoditas lokal memiliki nilai tambah yang lebih besar, dan BUMN memikul mandat konstitusional untuk hal tersebut, terang Nurdin Halid.

BUMN harus hadir sebagai penggerak ekosistem, membina petani, memperkuat hilirisasi, menjaga stabilitas pasok, membuka kemitraan yang adil, serta memastikan komoditas lokal memiliki nilai tambah yang lebih besar, dan BUMN memikul mandat konstitusional untuk hal tersebut, terang Nurdin Halid.

Saya ingin menegaskan bahwa, peran BUMN dalam ketahanan pangan tidak boleh berhenti pada produksi komoditas. BUMN harus menjadi jangkar kemitraan. BUMN harus menjadi penghubung antara petani kecil dengan pasar besar.

BUMN harus membantu masyarakat naik kelas, dari produsen bahan mentah, menjadi bagian dari rantai nilai pangan yang modern, efisiensi dan berdaya saing, kata Nirdin Halid.

Saya ingin menegaskan bahwa, peran BUMN dalam ketahanan pangan tidak boleh berhenti pada produksi komoditas.

BUMN harus menjadi jangkar kemitraan. BUMN harus menjadi penghubung antara petani kecil dengan pasar besar.

BUMN harus membantu masyarakat naik kelas, dari produsen bahan mentah, menjadi bagian dari rantai nilai pangan yang modern, efisiensi dan berdaya saing, kata Nirdin Halid. (*)