Banner Iklan

Polres Wajo Sukses Ungkap Kasus Penipuan Travel Haji dan Umrah yang Sudah Bertahun-Tahun, Kerugian Mencapai Miliaran

09 Juli 2025 | oleh Redaksi

Polres Wajo Sukses Ungkap Kasus Penipuan Travel Haji dan Umrah yang Sudah Bertahun-Tahun, Kerugian Mencapai Miliaran
Bagikan:

WAJO – Setelah puluhan tahun, kasus penipuan yang melibatkan agen travel Haji dan Umrah milik Haji Saidiman akhirnya berhasil diungkap oleh pihak Polres Wajo. Kasus yang sempat menghebohkan masyarakat Kabupaten Wajo ini membuat banyak calon jamaah haji dan umrah kecewa berat, karena mereka telah membayar biaya hingga puluhan juta rupiah, namun batal berangkat ibadah.

Kisah ini bermula sekitar tahun 2010-an, ketika Haji Saidiman, pemilik travel yang cukup terkenal di kalangan masyarakat Wajo, tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Puluhan, bahkan ratusan orang yang sudah melakukan pendaftaran untuk berangkat haji dan umrah, merasa ditipu setelah mereka tidak kunjung diberangkatkan, meski sudah melakukan pembayaran yang cukup besar.

Baca Juga: Mitra Driver Draiv Jadi Korban Pengeroyokan di Pattirosompe, Kasus Dilaporkan ke Polsek Tempe

Kasus tersebut sempat tenggelam dan menjadi misteri selama bertahun-tahun, tetapi pada tahun 2025, Polres Wajo akhirnya berhasil melacak dan menemukan keberadaan Haji Saidiman. Melalui penyelidikan yang cermat, polisi berhasil mengungkap jejak pelaku yang sempat menghilang di wilayah lain di luar Sulawesi Selatan.

Kapolres Wajo, AKBP Muh Rosid Ridho, mengonfirmasi bahwa Haji Saidiman sudah dimintai keterangan pada Selasa, 8 Juli 2025, oleh unit Pidum Satreskrim Polres Wajo di Mapolres Wajo. Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa proses hukum selanjutnya sedang berjalan.

“Benar, yang bersangkutan sudah ditemukan dan saat ini sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Kasus ini akan terus kami dalami untuk proses hukum selanjutnya,” ujar Kapolres Wajo.

Dari hasil keterangan yang diperoleh, total kerugian yang ditanggung oleh korban diperkirakan mencapai 2 hingga 3 miliar rupiah, dengan korban yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Wajo dan kemungkinan besar, ada pula yang berasal dari kabupaten lain.

Sebagai informasi, Haji Saidiman bukanlah orang sembarangan di Wajo. Selain dikenal sebagai pemilik travel, dia juga merupakan tokoh politik yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Wajo periode 2009-2014, serta maju sebagai calon Wakil Bupati Wajo pada Pilkada 2014-2019 bersama calon Bupati Andi Asriadi Mayang dengan tagline AMIN.

Baca Juga: Revolusi Penghijauan di Wajo, Bupati Andi Rosman: Salah Satu Cara Antisipasi Banjir

Sementara itu, pihak Polres Wajo terus mendorong warga yang merasa menjadi korban penipuan travel Haji dan Umrah milik Haji Saidiman untuk segera melapor. Hal ini dilakukan untuk memastikan jumlah korban dan nilai kerugian materi yang lebih akurat.

Iptu Koami P, Kasi Humas Polres Wajo, menyatakan bahwa pihak kepolisian membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk memastikan penyelesaian kasus ini secara menyeluruh.

“Bagi warga yang merasa tertipu, kami harapkan untuk segera mendatangi Polres Wajo dengan membawa bukti-bukti pembayaran, agar kasus ini bisa diproses lebih lanjut. Kami juga ingin memastikan agar semua korban mendapatkan keadilan,” jelas Iptu Koami P.

Kasus ini menunjukkan pentingnya keseriusan aparat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, meski kasus tersebut sudah berlangsung lama. Keberhasilan Polres Wajo menemukan keberadaan Haji Saidiman dan membuka jalan untuk proses hukum lebih lanjut menjadi bukti bahwa tidak ada kasus yang terlalu lama untuk diselesaikan.

Baca Juga: Pastikan Kualitas Pekerjaan, Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif Tinjau Proyek Jalan

Dengan semakin banyaknya korban yang datang untuk melapor, diharapkan agar seluruh pihak terkait dapat bekerja sama untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus penipuan ini dan memberikan keadilan bagi korban yang telah dirugikan.

Editor : Salman Alfarisi