04 Juli 2025 | oleh Redaksi
SOPPENG – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar kembali menjadi sorotan serius. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone, AKBP. La Muati, S.H., M.H., mengusulkan agar Bhabinkamtibmas secara rutin dilibatkan sebagai pembina upacara di sekolah-sekolah.
Usulan tersebut disampaikan saat melakukan audiensi dengan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, pada Kamis, 3 Juli 2025, di ruang kerja bupati. Audiensi ini menjadi bagian dari koordinasi lintas wilayah dalam upaya memperkuat strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah Kabupaten Soppeng.
Baca Juga: Andi Syaqirah Dapat Kejutan Satu Paket Umrah dari PT Mubarak Travel Saat Konser Perdana
Dalam pertemuan tersebut, AKBP La Muati menekankan pentingnya edukasi sejak dini, terutama di kalangan pelajar. Ia menyampaikan bahwa penyuluhan melalui momen upacara bendera bisa menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan bahaya narkoba secara langsung dan rutin.
“Kami telah berkoordinasi dengan Kapolres, dan mengusulkan agar Bhabinkamtibmas hadir sebagai pembina upacara di sekolah-sekolah. Lewat pendekatan itu, kita bisa membangun kesadaran kolektif tentang bahaya narkoba dari usia muda,” ujar La Muati.
Selain itu, ia juga menyoroti perlunya penindakan tegas terhadap aparat maupun bandar narkoba yang beroperasi di wilayah Soppeng, demi menciptakan efek jera dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Baca Juga: Gaya Low Profile Munafri, Rayakan HUT Kota Makassar dengan Syukuran Sederhana
Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng menyambut baik gagasan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya preventif yang bersentuhan langsung dengan generasi muda.
“Kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan BNN dan pihak kepolisian. Kehadiran Bhabinkamtibmas di sekolah bisa menjadi langkah nyata membentuk karakter anak-anak agar menjauhi narkoba sejak dini,” tutur Bupati Suwardi.
Dalam audiensi itu, keduanya juga sepakat untuk memperkuat pelaksanaan program Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) yang membutuhkan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan institusi pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya menyeluruh mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Editor : Salman Alfarisi