23 Mei 2025 | oleh Redaksi
CELOTEHMUDA.COM – Di tengah gemuruh pergeseran tata kelola pemerintahan global, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tampil sebagai pembicara utama dalam Forum International IAPA 2025 yang digelar di Hotel Unhas, Kamis (22/5/2025). Forum ini merupakan hasil kolaborasi antara Dewan Pengurus Pusat (DPP) Indonesian Association for Public Administration (IAPA) dan Universitas Hasanuddin (Unhas).
Baca Juga : Appi-Aliyah Kunjungi Tiga Pulau, Tegaskan Komitmen Penuhi Janji Politik di Kepulauan
Baca Juga: Bupati Sidrap Hadir Langsung Dukung Syaqirah di Final Audisi D’Academy 7
Dengan tema besar “Mengeksplorasi Nilai-Nilai Lokal dan Tradisi dalam Tata Kelola Pemerintahan untuk Menciptakan Sektor Publik yang Berkelas Dunia,” Munafri menjadikan forum ini sebagai panggung untuk mempresentasikan arah strategis pembangunan Kota Makassar.

“Program-program ini kami rancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis data,” tegas Munafri yang akrab disapa Appi.
Tujuh program prioritas yang disampaikan di forum ini mencerminkan fokus Pemkot Makassar pada teknologi, kesejahteraan, dan keadilan sosial:
Baca Juga : Appi: Advokat Harus Jadi Ujung Tombak Penegakan Keadilan
Makassar SuperApps – platform digital terpadu untuk semua layanan publik.
Makassar Creative Hub (MCH) – ruang inovasi dan pengembangan keterampilan warga.
Penyediaan air bersih – dengan peluncuran fasilitas baru bulan depan.
Seragam gratis – bantuan untuk siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu.
Baca Juga: KKSS Gaspol! Resmi Dikukuhkan, Siap Bangun Sekolah & Pangan Nasional
Iuran sampah gratis – subsidi kebersihan untuk warga berpenghasilan rendah.
Makassar Social Assistant – program bansos digital yang terintegrasi dalam SuperApps.
Pembangunan Stadion Internasional – infrastruktur untuk budaya sepak bola dan sport tourism.
Munafri juga memaparkan data pertumbuhan ekonomi Makassar yang terus positif, tetapi menekankan bahwa kecepatan pertumbuhan tetap membutuhkan dukungan investasi.
“Makassar berkembang sangat baik tiap tahun. Tapi kita masih butuh banyak investor agar laju pertumbuhan ini bisa semakin cepat dan merata,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan pembangunan Makassar Government Center (MGC) sebagai pusat pelayanan publik dan kesehatan 24/7, serta menyampaikan urgensi meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan transportasi.
Baca Juga: COVID Comeback? Makassar Dapat 1, Tapi Aman!
Meski demikian, Appi juga mengakui tantangan yang dihadapi, termasuk ketimpangan infrastruktur dan lemahnya integrasi sistem layanan publik. Namun, melalui forum ini, ia menegaskan kesiapan Makassar untuk terbuka pada kerja sama internasional dan memperkuat posisinya sebagai gerbang timur Indonesia.
Forum ini turut menghadirkan para akademisi kelas dunia seperti Prof. Gi Heon Kwon (Korea Selatan), Prof. Alex Brillantes (Filipina), Prof. Lili Pang (Singapura), dan Prof. Jose Chen (Taiwan). Kehadiran mereka menjadi simbol pengakuan internasional atas pentingnya kerja kolaboratif lintas negara dalam membangun pemerintahan yang adaptif dan berkelas dunia.
Editor : Salman Alfarisi