Banner Iklan

Penjual Ikan Meninggal Setelah Tabrakan dengan Mobil Pikap Pengangkut Anjing di Pangkep

15 Mei 2025 | oleh Redaksi

Penjual Ikan Meninggal Setelah Tabrakan dengan Mobil Pikap Pengangkut Anjing di Pangkep
Bagikan:

CELOTEHMUDA.COM – Seorang pria berinisial P (20), yang berprofesi sebagai penjual ikan, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil pikap bermuatan anjing. Insiden tragis tersebut terjadi di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Senin pagi (12/5/2025). Kini, pihak kepolisian tengah memburu sopir pikap yang melarikan diri usai kejadian.

Baca Juga: Bupati Sidrap Hadir Langsung Dukung Syaqirah di Final Audisi D’Academy 7

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan pengendara motor tewas di tempat,” ungkap Brigpol Ahmad Gazali dari Unit Gakkum Polres Pangkep, dikutip dari detikSulsel.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 Wita di perempatan lampu lalu lintas Labakkang, tepatnya di Jalan Poros Pangkep-Makassar, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Labakkang. Motor yang dikendarai korban bertabrakan dengan mobil pikap berpelat nomor DD 8987 SP.

Menurut Gazali, mobil pikap tersebut melaju dari arah Makassar menuju Parepare. Sementara korban datang dari arah barat dan hendak menyeberang ke arah timur menuju Labakkang.

“Korban saat itu sedang menyeberang dari arah barat ke timur, sedangkan pikap melaju dari arah selatan ke utara, lalu terjadi tabrakan di simpang empat Labakkang,” jelasnya, dikutip dari detikSulsel.

Benturan keras membuat korban dan sepeda motornya terpental sejauh 20 meter. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Labakkang dan kemudian dirujuk ke RSUD Batara Siang Pangkep, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga: KKSS Gaspol! Resmi Dikukuhkan, Siap Bangun Sekolah & Pangan Nasional

“Tabrakan sangat keras, korban terpental cukup jauh. Sayangnya, meski sempat dilarikan ke rumah sakit, korban meninggal dunia,” kata Gazali, dikutip dari detikSulsel.

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sementara itu, sopir pikap diketahui kabur ke arah Desa Barabatu, Kecamatan Labakkang, usai kejadian dan meninggalkan kendaraannya.

“Mobil pikap itu mengangkut sekitar 8 hingga 10 ekor anjing, dengan bak yang ditutup papan,” tambahnya, dikutip dari detiksulsel.

Baca Juga: COVID Comeback? Makassar Dapat 1, Tapi Aman!

Polisi kini tengah memburu sopir pikap yang diduga bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Editor : Salman Alfarisi / Sumber : detikSulsel