SOPPENG – CELOTEHMUDA.COM – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, S.Pd., M.Si., menggelar dialog forum bersama masyarakat di Kelurahan Lalabata Kecamatan lalabatarilau Kabupaten Soppeng, dalam rangka pelaksanaan Reses Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2025–2026.
Kegiatan ini hadir pula tokoh masyarakat setempat yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan.
Dalam forum terbuka itu, masyarakat Lalabata rilau memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari infrastruktur jalan kesehatan,pendidikan kebutuhan peningkatan layanan pertanian dan sarana air bersih PDAM, hingga dukungan pemberdayaan UMKM.
Selain itu, warga juga mengeluhkan persoalan serta keterbatasan fasilitas umum yang dinilai masih perlu perhatian pemerintah provinsi maupun kabupaten.
Sufriadi Arif menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Ia menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap aspirasi sesuai kewenangan pemerintah provinsi, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar solusi yang dihasilkan tepat sasaran.
Menurutnya, sinergi antara DPRD, pemerintah kecamatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai kendala yang dihadapi warga lalabata Soppeng Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kebersamaan, sehingga setiap permasalahan dapat dicarikan solusi secara bersama.
Momentum dialog ini diharapkan mampu memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan serta menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.ada pun permintaan masyarakat tentang masalah insprastruktur jalan untuk difungsikan dan masalah sampah serta air bersih diakhir reses Supriadi meinta kepada ibu ibu untuk membuat kelompok kelompok agar diberikan bantuan mesin jahit begitu pula beliau menyampaikan datanya agar kiranya betul betul layak begitu pula masyarakat Soppeng Dalam forum terbuka itu, masyarakat Lalabata memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari infrastruktur jalan dan kesehatan kebutuhan peningkatan layanan pertanian dan perikanan, hingga dukungan pemberdayaan UMKM.
Selain itu, warga juga mengeluhkan serta keterbatasan fasilitas umum yang dinilai masih perlu perhatian pemerintah provinsi maupun kabupaten.
Sufriadi Arif menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Ia menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap aspirasi sesuai kewenangan pemerintah provinsi, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar solusi yang dihasilkan tepat sasaran.
Menurutnya, sinergi antara DPRD, pemerintah kecamatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai kendala yang dihadapi warga Watang Lipue.
Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kebersamaan, sehingga setiap permasalahan dapat dicarikan solusi secara bersama.
Momentum dialog ini diharapkan mampu memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan serta menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Permintaan sarana air bersih karena masyarakat terkadang hanya beli air tangki diakhir reses Supriadi meinta kepada ibu ibu untuk membuat kelompok kelompok agar diberikan bantuan mesin jahit begitu pula beliau menyampaikan tentang bansos agar di diperbaiki datanya agar kiranya betul betul layak dibantu Lalabata Soppeng pembagunan tiga ruas jalan propinsi yakni ruas jalan cabbenge,bulu dua pekkae Barru, ditahun anggaran 2025- 2026 akan selesai di tahun 2027
Pemintaan warga lalabata Bantuan mesjid dan harus data datanya resmi Pekkae – Batas Soppeng
Batas Soppeng – Ulugalung
Cabbenge – Soppeng
Batas Barru – Takalalla
Takalalla – Cabbenge – Salonro (melintasi kawasan seputar Soppeng/Wajo). (*)